Kepuasan Kerja: Pengertian, Indikator, Fungsi, dan Aspek ...
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kepuasan Kerja 2.1.1 ... kepuasan yang dirasakan dan jika kepuasan kerja karyawan diperhatikan maka karyawan akan bekerja sejauh kemampuannya agar memperoleh apa yang diharapkan dalam bekerja. Apabila perusahaan memperhatikan kepuasan kerja karyawan, maka karyawan akan semakin giat bekerja sehingga produktivitas kerja karyawan akan semakin tinggi pula. 2.1.2 BAB 2 SOROTAN KAJIAN 2.1 Pengenalan Kepada Kepuasan … mempunyai hubungan yang positif dengan kepuasan kerja. 2.4.2 Kepuasan Kerja Dan Kerja Itu Sendiri (Work Itself) Dalam kajian yang dibuat oleh Hackman & Oldham (1975) mendapat adanya hubungan yang signifikan sesuatu pekerjaan itu dengan kepuasan kerja. Ianya jelas dapat di tunjukkan melalui pengukuran “presence autonomy”, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
Dalam perkembangannya pada Tahun 2010 perusahaan menghadapi masalah yaitu: Rendahnya Tingkat Kepuasan Kerja Karyawan yang ditunjukkan oleh. Tiffin (1958) mendeskripsikan bahwa kepuasan kerja berhubungan erat dengan sikap dari karyawan (guru) terhadap pekerjaannya sendiri, situasi kerja, kerja pengaruh kepuasan kerja intrinsik dan ekstrinsik terhadap OCB pada karyawan. (online),(http: // library.usu.ac.id/download/fk/132316960(1).pdf//). Diakses 24 Research is intended to test influence Motivation against Job Satisfaction work lecturer at. Economics Faculty, “T” University in Jakarta. The sample used Permasalahan penelitian adalah bagaimana menciptakan kepuasan kerja karyawan Puskesmas di Kecamatan Gunungpati Semarang. Gejala menunjukkan. 1 Des 2018 Kata Kunci:karyawan, kepuasan kerja, kualitas kehidupan kerja. Received: 6 June eam/handle/123456789/2805/ANTON.pdf?s equence=2. 1 Apr 2015 Peran kepuasan kerja terhadap kinerja pada guru pegawai negeri sipil (PNS) di Yogyakarta 3. Jurnal Psikologi Undip Vol.14 No.1 April 2015,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian “Kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan dengan mana para karyawan memandang pekerjaan mereka.” Dengan demikian, jelas bagi kita bahwa kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang yang nampak pada sikap positif terhadap pekerjaannya dan segala sesuatu yang dihadapinya dalam lingkungan kerja. Kumpulan Jurnal MSDM Tentang Kepuasan Kerja PDF | Jurnal Doc Jurnal MSDM Tentang Kepuasan Kerja PDF. Dalam dunia manajemen sumber daya manusia, pembelajaran jurnal MSDM tentang kepuasan kerja sangat diperlukan untuk meminimalisir kerugian materiil maupun imateriil yang mungkin terjadi karena kurangnya komunikasi antara pihak pimpinan dengan bawahan di perusahaan. Kumpulan Jurnal Kepuasan Kerja Karyawan PDF | Jurnal Doc Jurnal Kepuasan Kerja Karyawan PDF. Dalam sebuah jurnal kepuasan kerja karyawan pdf, siapapun bisa mendapat informasi faktor apa saja yang membuat kepuasan kerja karyawan meningkat dan memicu produktivitas perusahaan menjadi lebih baik.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA …
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kepuasan Kerja a. Definisi ... A. Kepuasan Kerja a. Definisi Kepuasan Kerja Kepuasaan kerja adalah tingkat kesenangan yang dirasakan oleh seseorang atas peranan atau pekerjaannya dalam organisasi. Kepuasaan kerja adalah tingkat rasa puas individu bahwa mereka dapat imbalan yang setimpal dari bermacam-macam aspek situasi pekerjaan dari organisasi tempat mereka bekerja. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kepuasan Kerja 2.1.1 ... kepuasan yang dirasakan dan jika kepuasan kerja karyawan diperhatikan maka karyawan akan bekerja sejauh kemampuannya agar memperoleh apa yang diharapkan dalam bekerja. Apabila perusahaan memperhatikan kepuasan kerja karyawan, maka karyawan akan semakin giat bekerja sehingga produktivitas kerja karyawan akan semakin tinggi pula. 2.1.2 BAB 2 SOROTAN KAJIAN 2.1 Pengenalan Kepada Kepuasan … mempunyai hubungan yang positif dengan kepuasan kerja. 2.4.2 Kepuasan Kerja Dan Kerja Itu Sendiri (Work Itself) Dalam kajian yang dibuat oleh Hackman & Oldham (1975) mendapat adanya hubungan yang signifikan sesuatu pekerjaan itu dengan kepuasan kerja. Ianya jelas dapat di tunjukkan melalui pengukuran “presence autonomy”, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian